Kamis, 29 Agustus 2013

PARAGRAF EKSPOSISI


PARAGRAF EKSPOSISI

            Pengertian :

            Paragraf Eksposisi adalah paragraf yang berisi ide, pendapat, buah pikiran, informasi, atau pengetahuan yang ditulis dengan tujuan untuk memperluas wawasan pembaca.

            Ciri – Ciri :

            Ciri-Ciri paragraf eksposisi adalah pemaparan yang sifatnya obyektif, tidak ada unsur-unsur subjektif. Maksud yang ingin disampaikan dari pemaparan paragraf eksposisi adalah menambah pengetahuan pembaca dan memberikan informasi yang menerangkan sejelas-jelasnya tentang apa yang dipaparkan serta biasanya terdapat kata "adalah" dan merupakan informasi.

            Tujuan :

            Memberikan ide, pendapat, buah pikiran, informasi, atau pengetahuan untuk memperluas wawasan pembaca.

            Jenis - Jenis Paragraf Eksposisi :

Ada beberapa jenis pengembangan dalam paragraf eksposisi, diantaranya adalah sebagai berikut :
  • ·         Eksposisi definisi
  • ·         Eksposisi proses
  • ·         Eksposisi klasifikasi
  • ·         Eksposisi ilustrasi (contoh)
  • ·         Eksposisi perbandingan & pertentangan, dan
  • ·         Eksposisi laporan
Langkah - Langkah Membuat Paragraf Eksposisi :

  • ·         Menentukan tema
  • ·         Merumuskan tujuan
  • ·         Mengumpulkan bahan yang berasal dari penelitian, angket, observasi, ataupun yang sejenisnya
  • ·         Menyusun kerangka
  • ·         Mengembangkan paragraf menjadi paragraf yang benar
  • ·         Menentukan judul
Contoh Paragraf Eksposisi :

·               Ciplukan adalah tumbuhan semak yang biasa tumbuh di tanah-tanah kosong yang tidak terlalu becek dan hanya bisa ditemukan saat musim penghujan. Tumbuhan ini biasanya mempunyai tinggi antara 30-50 Cm, batangnya berwarna hijau kekuningan, buahnya berbentuk bulat dan berwarna kuning. Selain mempunyai rasa yang manis, ternyata buah ciplukan menyimpan beberapa khasiat penting untuk menyembuhkan beberapa penyakit.

·               Telah kita ketahui, banyak anak-anak yang menghabiskan waktunya untuk menonton televisi. Mereka sering lupa waktu karena keasyikan menonton Televisi. Bahkan banyak orang tua yang kurang memperhatikan tidak mengetahui  program apa yang di tonton oleh anak-anaknya, apakah yang ditonton itu baik atau tidak.  Maka dari itu orang tua perlu melakukan tindakan agar anak tidak keseringan menonton televisi. Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan, Seperti :
1.      Mengawasi anak saat menonton televisi.
2.      Meluangkan waktu untuk menemani anak pada saat menonton televisi.
3.      Membatasi waktu  menonton Televisi.
4.      Mengajak anak untuk menyaksikan program TV yang dapat menambah pengetahuannya.

PARAGRAF DESKRIPSI


PARAGRAF DESKRIPSI

            Pengertian :

            Paragraf Deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan suatu objek sehingga pembaca seakan bisa melihat, mendengar, atau merasa objek yang digambarkan itu. Objek yang dideskripsikan dapat berupa orang, benda, atau tempat.

            Ciri – Ciri :

  • ·         Menggambarkan atau melukiskan sesuatu.
  • ·         Penggambaran tersebut dilakukan sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indera.
  • ·         Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri.

Tujuan :

Paragraf deskriptif bertujuan untuk menggambarkan suatu objek sehingga pembaca bisa seolah-olah melihat, mendengar, merasakan atau mengalami objek dan peristiwa yang dideskripsikan penulis.

Langkah - Langkah Membuat Paragraf Deskripsi :

  • ·         Tentukan objek atau tema yang akan dideskripsikan
  • ·         Tentukan tujuan
  • ·         Mengumpulkan data dengan mengamati objek yang akan dideskripsikan
  • ·         Menyusun data tersebut ke dalam urutan yang baik (menyusun kerangka karangan)
  • ·         Menguraikan kerangka karangan menjadi dekripsi yang sesuai dengan tema yang  ditentukan.

            Jenis – Jenis :

  • ·         Paragraf deskripsi spasial adalah paragraf yang melukiskan ruang atau tempat berlangsungnya suatu peristiwa.
  • ·         Paragraf deskripsi objektif adalah paragraf  yang menggambarkan suatu hal atau orang dengan mengungkapkan identitasnya secara apa adanya sehingga pembaca dapat membayangkan keadaannya.
  • ·         Paragraf Deskripsi Subjektif, paragraf ini menggambarkan objek seperti tafsiran atau kesan perasaan penulis.

Contoh Paragraf Deskripsi :

·               Di sekolahku terdapat banyak ruang kelas, salah satunya adalah ruang kelas tempat ku belajar. Di dalam Kelas itu terdapat 40 kursi dan 20 meja siswa serta satu meja guru dan satu kursi guru. Selain itu ada pula gambar-gambar hasil karya teman-temanku yang di pajang di atas dinding. Ada juga beberapa alat untuk membersihkan kelas seperti sapu dan tempat sampah yang di letakkan di sudut ruang kelasku. Di depan kelas terdapat sebuah papan tulis dan di atas papan tulis itu tergantung sebuah gambar presiden dan wakil presiden. Itulah ruang kelasku yang sederhana.

·               Perempuan itu tinggi semampai. Jilbab warna ungu yang menutupi kepalanya membuat kulit wajanya yang kuning nampak semakin cantik. Matanya bulat bersinar disertai bulu mata yang tebal. Hidungnya mancung sekali mirip dengan para wanita palestina.

PARAGRAF NARASI


PARAGRAF NARASI

Pengertian :

Paragraf Narasi adalah paragraf yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian yang didalamya terdapat alur cerita, setting, tokoh dan konflik tetapi tidak memiliki kalimat utama.

Ciri – Ciri :

Paragraf Narasi mempunyai beberapa ciri – ciri yaitu ada kejadian, ada palaku, dan ada waktu kejadian.
Tujuan :

Dalam setiap bentuk penulisan, penulis tentu melakukannya dengan tujuan tertentu. Untuk karangan narasi, setidaknya karangan tersebut bisa berfungsi untuk memberikan informasi atau wawasan dan memperluas pengetahuan serta memberikan pengalaman estetis kepada pembaca.

Langkah – Langkah Membuat Narasi :

1. Merumuskan tema yang jelas.
2. Menentukan sasaran pembaca.
3. Menentukan Ide atau pemikiran yang akan disampaikan.
4. Membuat daftar topik sesuai dengan tema, hal ini diperlukan agar penulis mempunyai
     batasan dalam penulisannya. Tulisannya tidak terlalu luas namun juga tidak terlalu sempit.
5. Merancang peristiwa utama yang akan akan ditampilkan dalam bentuk skema alur.
6. Membuat rincian peristiwa-peristiwa kecil sebagai pendukung cerita.
7. Menyusun tokoh-tokoh, watak tokoh, latar, dan sudut pandang.
8. Membuat kerangka karangan.
9. Menyunting Karangan.

Contoh Paragraf Narasi :

·               Anak itu berjalan cepat menuju pintu rumahnya karena merasa khawatir seseorang akan memergoki kedatangannya. Sedikit susah payah dia membuka pintu itu. Ia begitu terkejut ketika daun pintu terbuka seorang lelaki berwajah buruk tiba-tiba berdiri di hadapannya. Tanpa berpikir panjang ia langsung mengayunkan tinjunya ke arah perut lelaki misterius itu. Ia semakin terkejut karena ternyata lelaki itu tetap bergeming. Raut muka lelaki itu semakin menyeramkan, bagaikan seekor singa yang siap menerkam. Anak itu pun memukulinya berulang kali hingga ia terjatuh tak sadarkan diri.

·         Siang itu, Andi sedang bermain di pantai, dia sangat senang sekali karena pantainya sangat indah dan sejuk dan dia pun dapat bermain air dan pasir di pantai itu. Hari itu sangat menyenangkan sekali bagi Andi meskipun terik matahari panas menyengat.

PENGERTIAN PARAGRAF


PENGERTIAN PARAGRAF


            PENGERTIAN :          
 
Paragraf mempunyai beberapa pengertian :

  • ·         Paragraf adalah karangan mini. Artinya semua unsur karangan yang panjang ada  dalam paragraf.
  • ·         Paragraf adalah satuan bahasa yang terdiri beberapa kalimat yang tersusun secara runtut, logis, dalam satu kesatuan ide yang tersusun lengkap, utuh dan padu.
  • ·         Paragraf adalah bagian dari suatu karangan yang terdiri dari sejumlah kalimat yang mengungkapkan satuan informasi dengan pikiran utama sebagai pengendaliannya dan pikiran penjelas sebagai pendukungnya.
  • ·         Paragraf yang terdiri atas satu kalimat berarti tidak menunjukkan ketuntasan atau kesempurnaan. Sekalipun tidak sempurna, paragraf yang terdiri satu kalimat dapat digunakan. Paragraf satu kalimat ini dapat dipakai sebagai peralihan antarparagraf, sekaligus memperbesar efek dinamika bahasa. Akan tetapi, sebagai kesatuan gagasan menjadi suatu bentuk ide yang utuh dan lengkap, paragraf hendaklah dibangun dengan sekelompok kalimat yang saling berkaitan dan mengembangkan satu gagasan.
    Ciri - Ciri Paragraf :

  • ·         Paragraf menggunakan pikiran utama yang dinyatakan dalam kalimat topik.
  • ·         Setiap paragraf menggunakan sebuah kalimat topik dan selebihnya merupakan kalimat pengembang yang berfungsi menjelaskan, menguraikan atau menerangkan pikiran utama yang ada dalam kalimat topik.
  • ·         Paragraf menggunakan pikiran penjelas yang dinyatakan dalam kalimat penjelas. Kalimat ini berisi detail-detail kalimat topik. Paragraf bukan kumpulan kalimat-kalimat topik. Paragraf hanya berisi satu kalimat topik dan beberapa kalimat penjelas. Setiap kalimat penjelas berisi detail yang sangat spesifik dan tidak mengulang pikiran penjelas lainnya.
Fungsi Paragraf :

  • ·         Mengekspresikan gagasan tertulis dengan memberi bentuk suatu pikiran dan perasaan ke dalam serangkaian kalimat yang tersusun secara logis dalam suatu kesatuan.
  • ·         Menandai peralihan gagasan baru bagi karangan yang terdiri beberapa paragraf, ganti paragraf berarti ganti pikiran.
  • ·         Memudahkan pengorganisasian gagasan bagi penulis dan memudahkan pemahaman bagi pembacanya.
  • ·         Memudahkan pengembangan topik karangan ke dalam satuan-satuan unit pikiran yang lebih kecil dan
  • ·         Memudahkan pengendalian variabel terutama karangan yang terdiri atas beberapa variabel.
Itulah beberapa informasi mengenai Pengertian Paragraf. Semoga Bermanfaat :)